Kemarin saya bayar pajak mobil untuk tahun ke-3 di Samsat Rancaekek, Bandung (*karena KTP saya kabupaten Bandung*).  Untuk pengingat saya tahun depan, akan saya coba tuliskan apa yang harus dilakukan :

1. Persiapkan dokumen yang diperlukan. KTP dan copy-nya, STNK dan copy-nya. Copy STNK dan Copy KTP disatuin aja jadi 1 halaman, trus steples aslinya ke lembar copynya. untuk KTP kan ga boleh di steples tuh, jadi masukin aja ke plastik STNK nah plastiknya yang di-steples ke lembar copy-an. Seluruh dokumen ini simpan didalam Map kertas. Copy BPKB dan surat keterangan BPKB sedang dijaminkan tidak diperlukan, informasi ini saya dapet dari petugas pemeriksa kelengkapan dokumen  (padahal udah disiapkan jauh hari).

2. Serahkan map beserta isinya ke meja “Formulir”. Bapak-bapak yang jaga disini akan ngecek dan ngisiin SPPKB Pengesahan. Ada bagian yang disobek diserahkan ke kita (*Simpan baik-baik*), dan sebagian lagi digabungkan didalam map. Map kemudian dikembalikan lagi ke kita.

3. Serahkan map beserta isinya ke meja “Progresif” (*SPPKB Pengesahan bagian kita jangan ikut diserahkan*). Bapak-bapak yang jaga disini akan cek dan ng-input sesuatu kedalam aplikasinya. kemudian kita disuruh nunggu untuk dipanggil oleh loket “Pembayaran”

4. Saya nunggu ga terlalu lama juga. Mungkin karena saya dateng masih pagi, jam 7.40an. kira-kira jam 8 saya dipanggil oleh bapak-bapak di loket pembayaran. Padahal seinget saya orang-orang yang lagi nunggu dari sebelum saya ada lumayan banyak juga.

5. Setelah nama kita dipanggil, datangi “Loket Pembayaran”. Bapak-bapak disitu akan ngasih kita nota carbonan warna merah : “Nota Perhitungaan Pajak Kendaraan Bermotor (NPPKB) dan menyebutkan nominal pajak yang harus kita bayar. Saya bayar +/- 2Juta195ribu untuk pajak mobil dan PMI. Ga jauh beda dari pajak tahun lalu😦.

6. Beres bayar kemudian disuruh nunggu lagi. NPPKB dipegang dulu, untuk nanti ditukarkan dengan STNK di loket “Penyerahan STNK”

7. Nama kita dipanggil lagi, sekarang giliran loket “Penyerahan STNK” yang manggil-manggil (Jangan jauh-jauh deh duduknya, soalnya masing-masing loket teriak nama untuk manggilnya). Bapak-bapak di loket ini akan menyerahkan STNK dan KTP kita (*masih terbungkus*). Cek bener ga itu KTPnya dan STNK telah dicap (*ini tahun ke3 jadi 2cap*), tanggal masa berlaku sampai tahun depan dan STNK atas nama kita. Jika benar, maka ucapkan Terima Kasih trus pulang deh.

O iya, Poin 1 s.d. 7 selesai dalam waktu +/- setengah Jam. Trus saya sempet nanya-nanya ke bapak-bapak yang jaga di poin 1 : jika masa berlaku STNK habis tanggal 1 oktober kemudian kita bayar tanggal 1 oktober, maka kita akan kena denda sebesar 2% dari …… (*lupa*). Trus kita bisa mulai bayar minimal 3 minggu sebelum tanggal habis masa berlaku

Saya liat di pengumuman-pengumuman, informasi bisa kita dapatkan dari website http://www.dispenda.jabarprov.go.id. Di situs tersebut ada menu : Program Unggulan “Samsat Online 3 Provinsi” (Banten, Jabar dan DKI). Hanya saja saya agak khawatir klo harus online (*mendingan manual aja deh :p *)

***hhmmm.. brarti pengalaman klaim asuransi juga harus ditulis nih biar ga lupa juga ntar taun depan***